Friday, December 30, 2011

Materi Akuntansi Sektor Publik_ Siklus Akuntansi Sektor Publik


SIKLUS AKUNTANSI KEUANGAN SEKTOR PUBLIK

A.   Pengertian Siklus Keuangan
Siklus akuntansi merupakan sistematika pencatatan transaksi keuangan, peringkasannya dan pelaporan keuangan. Siklus ini dimulai dari transaksi yang harus didukung dengan bukti dan dicatat di Buku Jurnal, selanjutnya diposting ke Buku Besar dan Buku Besar Pembantu. Dengan klasifikasi di Daftar Saldo, Kertas Kerja serta Penyesuaian maka dihasilkan Laporan Keuangan yang terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Arus Kas, Laporan Kinerja Keuangan dan Laporan Perubahan Ekuitas. Setelah tahap Penutupan dan dibuat Daftar Saldo Setelah penutupan serta Pembalikan, maka Neraca Awal dapat disusun dengan baik.
B.    Transaksi
Transaksi merupakan suatu kegiatan yang dapat mengubah posisi keuangan suatu entitas dan pencatatannya memerlukan data, bukti atau dokumen pendukung dalam kegiatan operasi suatu entitas. Pencatat transaksi akuntansi adalah sebagai berikut :
1.     Pemegang Kas   -        Bendahara Rutin (Belanja Administrasi Umum, Belanja Operasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Fisik)
2.    Pemegang Kas   -        Bendahara Proyek (Belanja Modal)
3.    Pemegang Kas   -        Bendahara Gaji
4.    Pemegang Kas   -        Bendahara Penerima
Jenis Transaksi
1.     Transaksi Kas, yaitu transaksi yang mengakibatkan pertambahan atau pengurangan kas. Contoh : Pencairan SPMU, Penerimaan Piutang, Pembayaran Belanja Gaji, dll.
2.    Transaksi Nonkas, yaitu transaksi yang mengakibatkan perubahan pada aset, utang, pendapatan, belanja tetapi tidak mempengaruhi kas. Contoh : Penerimaan aktiva tetap dari donatur, pembebasan utang.
Bukti Transaksi
Bukti transaksi adalah semua media pendokumentasian dari transaksi atau kejadian ekonomi. Contoh :
Kas
Surat Tanda setoran (STS), Surat Perintah Membayar (SPM)
Piutang
Daftar piutang
Persediaan
BA Penerimaan barang, daftar persediaan
Aktiva Tetap
BA Penerimaan inventaris, daftar aktiva
Utang
Surat perjanjian (Akad Kredit), dokumen penarikan pinjaman
Pendapatan
Surat Tanda Setoran (STS), Daftar Pembukuan Administratif (DPA)
Belanja
Surat Perintah Membayar (SPM), Daftar Pembukuan Administratif (DPA)

Bukti Jurnal
Bukti jurnal adalah pendokumentasian bukti transaksi ke dalam alat/ media untuk melakukan pencatatan akuntansi. Bukti jurnal memuat kode serta sisi debet dan kredit perkiraan Buku Besar dari masing-masing transaksi, nama dan tanda tangan/paraf dari petugas/pejabat pembuat bukti, petugas/pejabat validasi bukti, dan petugas pembuku bukti. Bukti jurnal ini sebagai dasar melakukan pencatatan dalam Buku Jurnal.
Penggolongan Bukti Jurnal
1.     Bukti Jurnal Kas Masuk (BKM), yaitu dokumen yang mendukung jurnal penerimaan kas. Pemegang kas pada satuan kerja perangkat daerah membuat BKM berdasarkan dokumen dasar berupa Surat Tanda Setoran (STS) atau bukti pemotongan/pemungutan pajak-pajak pusat/negara. Bendaharawan Umum Daerah/Pengelola Keuangan Daerah membuat BKM berdasarkan STS ke Kas daerah.
2.    Bukti Jurnal Kas Keluar (BKK), yaitu dokumen yang mendukung jurnal pengeluaran kas oleh Bendaharawan atau Kas Daerah. Pemegang Kas pada satuan kerja perangkat daerah membuat BKK berdasarkan dokumen dasar berupa bukti-bukti pengeluaran anggaran. Pengelola Keuangan Daerah membuat BKM mendasarkan SPM (Surat Perintah Membayar).
3.    Bukti Jurnal Nonkas/Memorial (BM), yaitu dokumen yang mendukung penambahan dan atau pengurangan terhadap pendapatan, belanja, pembiayaan, aset, utang, ekuitas dari transaksi nonkas.
C.    Jurnal
Jurnal merupakan metode yang dipakai untuk mencatat, mengklasifikasikan dan meringkas data keuangan maupun data lainnya. Data yang dicatat meliputi :
1.     Tanggal transaksi
2.    Kode rekening
3.    Uraian
4.    Jumlah debet
5.    Jumlah kredit
Basis akuntansi adalah perlakuan pengakuan atas hak dan kewajiban yang timbul dari transaksi keuangan. Perbedaan basis akan berpengaruh terhadap proses akuntansi. Terdapat dua basis yaitu (1) basis kas adalah basis yang mengakui timbulnya hak atau kewajiban pada saat kas diterima atau dikeluarkan. (2) basis akrual adalah basis yang mengakui adanya hak atau kewajiban pada saat perpindahan hak lepas dari saat kas diterima atau dikeluarkan. Standar Akuntansi Pemerintahan menggunakan basis modifikasian yang disebut dengan basis kas menuju akrual. Aset, kewajiabn, dan utang diakui menurut basis akrual sedangkan pendapatan, belanja, dan pembiayaan diakui berdasarkan basis kas. Agar transaksi dapat dicatat atau muncul dalam akun neraca, maka digunakan mekanisme Jurnal Korolari dan/atau jurnal penyesuaian akhir tahun. Keguanaan jurnal korolari adalah untuk mencatat agar transaksi yang mempengaruhi akun neraca (selain kas) dan Laporan Realisasi Anggaran dapat dicatat pada waktu yang sama.
1.     Kas dan Bank
Kas adalah alat pembayaran yang sah yang setiap saat dapat digunakan. Bank adalah tempat penyimpan kas daerah (Kasda) atau kas di pemegang kas (PK).
2.    Piutang
Piutang merupakan hak atau klaim kepada pihak ketiga yang diharapkan dapat dijadikan kas dalam satu periode akuntansi.
3.    Persediaan
Persediaan adalah barang yang dijual atau dipakai habis dalam satu periode akuntansi.
4.    Investasi Jangka Panjang
Menggambarkan jumlah yang dibayarkan oleh pemerintah daerah dalam bentuk : (1) penyertaan modal pemerintah BUMD, lembaga keuangan daerah, badan hukum milik negara, badan internasional dan badan usaha lainnya yang bukan milik daerah (2) pinjaman jangka panjang BUMD, lembaga keuangan daerah, pemerintah pusat/daerah, dan pihak lainnya termasuk pinjaman luar negeri yang terus dipinjamkan (3) penanaman modal dalam proyek pembangunan yang dapat dialihkan kepada pihak ketiga (4) investasi jangka panjang lainnya yang dimiliki dengan maksud menghasilkan pendapatan.
5.    Aset Tetap
Aset tetap adalah aktiva berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari dua belas bulan dan digunakan untuk penyelenggaraan kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum.
6.    Dana Cadangan
Dana cadangan adalah dana yang disisihkan untuk menampung kebutuhan yang memerlukan dana relatif cukup besar yang tidak dapat dibebankan dalam satu periode akuntansi.
7.    Aset lain-lain
Aset lain-lain adalah aset yang tidak dapat dikelompokkan ke dalam aset lancar, investasi jangka panjang, aset tetap dan dana cadangan. Antara lain tagihan penjualan angsuran, kemitraan dengan pihak ketiga, bangunan dalam pengerjaan.
8.    Kewajiban Jangka Pendek
Kewajiban jangka pendek merupakan kewajiban yang harus dibayar kembali atau jatuh tempo dalam satu periode akuntansi.
9.    Akuntansi Utang Jangka Panjang
Utang jangka panjang merupaka utang yang harus dibayar kembali atau jatuh tempo lebih dari satu periode lebih dari satu periode akuntansi. Dapat digunakan untuk membiayai pembangunan prasarana yang merupakan aset daerah dan dapat menghasilkan penerimaan untuk pembayaran kembali pinjaman, serta memberikan manfaat bagi pelayanan masyarakat.
10. Ekuitas Dana
Ekuitas dana adalah jumlah kekayaan bersih yang merupakan selisih antara jumlah aset dengan jumlah utang, terdiri dari :
a.    Ekuitas Dana Lancar (EDL)
Merupakan selisih antara jumlah nilai aset lancar dengan jumlah nilai utang/kewajiban lancar. Terdiri atas : siLPA Tahun Pelaporan, Akumulasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), cadangan untuk piutang, cadangan untuk persediaan, dana yang harus disediakan untuk pembayaran utang jangka pendek.
b.    Akuntansi Ekuitas Dana yang Diinvestasikan (EDI)
Merupakan selisih antara jumlah nilai investasi permanen, aset tetap, aset lainnya (tidak termasuk Dana Cadangan) dengan jumlah nilai utang jangka panjang. Meliputi dana yang : diinvestasikan dalam investasi permanen, diinvestasi dalam aset tetap, diinvestasi dalam aset lainnya, dan sebagai rekening yang mengurangi (contra account) adalah dana yang disediakan untuk pembayaran utang jangka panjang.
c.    Akuntansi Ekuitas Dana yang Dicadangkan (EDC)
Diinvestasikan dalam dana cadangan merupakan ekuitas dana yang dicadangkan untuk tujuan tertentu. Jadi rekening ini merupakan pasangan rekening dana cadangan.
11.  Akuntansi Pendapatan
a.    Pendapatan adalah peningkatan aktiva dan atau penurunan utang yang berasal dari berbagai kegiatan periode berjalan akuntansi tertentu.
b.    Pendapatan Daerah adalah semua penerimaan kas daerah dalam periode tahun anggaran tertentu yang menjadi hak daerah.
c.    Pendapatan Daerah dirinci menurut kelompok pendapatan terdiri sebagai berikut : pendapatan asli daerah, transfer dan lain-lain pendapatan yang sah.
d.    Saldo normal perkiraan buku besar pendapatan daerah adalah saldo kredit
e.    Pendapatan daerah diakui dalam periode berjalan.
f.    Pengakuan Pendapatan daerah diakui dalam periode berjalan berdasarkan jumlah kas tang diterima.
g.    Pencatatan pendapatan harus dilaksanakan berdasarkan asas bruto.
h.    Pengukuran pendapatan daerah menggunakan mata uang rupiah.
i.     Pendapatan daerah diukur dengan mata uang asing dikonversi ke mata uang rupiah.
12. Akuntansi Belanja
a.    Belanja adalah penurunan aktiva dan atau kenaikan utang yang berasal dari berbagai kegiatan dalam satu periode akuntansi.
b.    Belanja daerah adalah semua pengeluaran kas daerah dalam periode tahun anggaran tertentu menjadi beban daerah.
c.    Belanja daerah terdiri dari bagian belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga.
d.    Saldo normal perkiraan buku besar bagian belanja daerah adalah saldo normal.
13. Akuntansi Pembiayaan
a.    Pembiayaan adalah seluruh transaksi keuangan pemerintah daerah, baik penerimaan maupun pengeluaran, yang perlu dibayar atau akan diterima kembali, yang dimaksudkan untuk menutup defisit dan atau memanfaatkan surplus anggaran.
b.    Saldo normal perkiraan buku besar penerimaan pembayaran adalah saldo kredit.
D.   Buku Besar
Buku besar merupakan suatu buku yang berisi kumpulan rekening atau rekening yang dicatat dalam jurnal. Buku besar dibuat oleh :
1.     Pemegang kas    -        bendahara rutin
2.    Pemegang kas    -        bendahara proyek
3.    Pemegang kas    -        bendahara gaji
4.    Pemegang kas    -        bendahara penerima
E.    Format Buku Besar Bentuk T
F.    Format Buku Besar Bentuk Panjang
G.   Buku Besar Pembantu
Buku besar pembantu digunakan untuk mencatat rincian rekening tertentu yang ada dibuku besar, yaitu piutang, persediaan, investasi jangka panjang, aktiva tetap dan utang.
H.   Buku Besar Pembantu Kas
Buku besar pembantu kas berisi rincian pendapatan-pendapatan, misalnya pendapatan pajak reklame dan pendapatan retribusi parkir. Terdapat dua macam buku besar pembantu kas yaitu buku besar pembantu penerimaan kas dan buku besar pembantu pengeluaran kas.
I.    Daftar Saldo
Daftar saldo merupakan daftar rekening-rekening beserta daldo yang menyertainya dalam suatu periode tertentu.
J.   Kertas Kerja
Merupakan kolom-kolom yang digunakan dalam proses akuntansi keuangan manual. Kertas kerja dibedakan untuk Laporan Triwulan dan Laporan Tahunan.
K.    Jurnal Penyesuaian
Jurnal penyesuaian adalah jurnal jurnal yang dibuat pada akhir periode anggaran atau pada saat laporan keuangan akan disusun agar menghasilkan pengkaitan yang tepat antara pendapatan dan belanja/biaya. Jenis penyesuaian meliputi biaya dibayar dimuka, pendapatan yang ditangguhakn, pendapatan terhimpun, biaya terhimpun.
L.    Jurnla Eliminasi
Jurnal eliminasi adalah jurnal dibuat dengan tujuan untuk mengeliminasi (menghilangkan) saldo semua rekening timbal balik antara Pemda dan dinas. Jurnal ini dibuat dengan mendebit rekening timbal balik yang bersaldo kredit dan mengkredit rekening timbal balik yang bersaldo debit.
M.  Laporan Keuangan
Laporan keuangan menyajikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan oleh berbagai pihak yang berkepentingan.
Laporan keuangan berdasarkan waktu : (1) laporan keuangan triwulan (2) laporan keuangan tahunan.
Laporan keuangan berdasarkan unit kerja : (1) laporan keuangan dinas/instansi (2) laporan keuangan konsolidasi Pemkab/Pemkot.
N.   Jurnal Penutup
Jurnal penutup merupakan jurnal yang dilakukan setelah laporan keuangan selesai disusun. Biasanya dilakukan hanya pada akhir periode anggaran tahunan. Penutupan ini menyebabkan saldo-saldo rekening menjadi nol sehingga rekening tersebut siap kembali menerima data akuntansi berikutnya.

Materi SIM Kompenen Utama Komputer



A. PERANTI KERAS  (HARDWARE)
            Sebuah komputer  terdiri dari  berbagai macam kompenen yang ada didalamnya yang biasa kita sebut dengan istilah  hardware (peranti keras ). Kompenen – kompenen ini akan bekerja sama untuk memproses data yang ada ketika diperintahkan.

Komponen – kompenen Utama Komputer :
1.      Prosesor adalah tempat pemrosesan data utama pada sebuah komputer .
2.      Memory adalah sebuah tempat penyimpanan data sementara untuk kemudian diproses oleh prosesor. Sering juga disebut dengan RAM ( Random Access Memory ).
3.      Ruang penyimpanan (Storage)  adalah tempat penyimpanan data permanen di dalam komputer.
4.    Alat Input (input devices) adalah sebuah alat yang kita gunakan untuk memasukkan data kedalam sebuah komputer. Contoh : Keyboard , mouse, scanner, webcame, dan microfone.
5.  Alat Output (Output devices) adalah alat yang digunakan untuk menampilkan data yang ada didalam komputer dalam bentuk yang berbeda. Contoh : Monitor , printer, speaker,

B. ALAT-ALAT KOMPUTASI PRIBADI
            Komputasi pribadi telah lama dihubung-hubungkan dengan komputer mikro. Komputer mikro sering juga disebut Personal Computer (PC) oleh masyarakat, yaitu sebuah komputer yang dapat dioperasikan oleh satu orang.
Contoh Alat Komputasi Pribadi:  Handphone , PDA/XDA, Smartphone
Fitur-fitur menarik dari alat komputasi pribadi :
1. Telepon seluler dengan pesan dan video interaktif
2. Telepon seluler cerdas
3. Jaringan Rumah
•         Pemasangan modem
Pemasangan modem untuk komputer rumahan biasanya dilakukan oleh teknisi dari ISP tempat kita berlangganan.Apabila ada beberapa komputer di satu tempat, dapat dilakukan  pembagian koneksi dengan menggunakan router.
3. Virus
            Ada tiga aspek keamanan yang memiliki arti penting bagi komputer mikro:
1.        Update ( Perbaruan ) Sistem Operasi & Aplikasi
             Tidak ada suatu hal yang sempurna. Sama halnya dengan suatu sistem operasi/ operating system (OS). Sistem Operasi akan selalu memiliki celah yang mungkin dapat dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk melakukan sesuatu yang buruk. Dengan mengupdate secara rutin  celah-celah yang ada akan dapat ditutup perlahan, sehingga dapat meminimalisi resiko penyalahgunaan oleh pihak ketiga, terutama hacker.
2.        Virus
            adalah suatu program komputer yang didesain khusus oleh pembuatnya untuk menggandakan dirinya di dalam komputer korbannya secara terus menerus.
3.        Spyware
            adalah sebuah program komputer yang didesain khusus oleh pembuatnya untuk mencuri data dan informasi dari komputer korbannya untuk kemudian dikirimkan ke pembuat Spyware tersebut.

C. PERANTI LUNAK (SOFTWARE)
1. Peranti Lunak Sistem.
         Piranti lunak sistem (sistem software) atau yang disebut juga piranti lunak sistem operasi, menjelaskan tugas-tugas mendasar yang dibutuhkan oleh seluruh  pengguna dari satu komputer tertentu.
Contoh System software : Microsoft Windows, LINUX, MAC OS.

2. Peranti Lunak Aplikasi.
     Terdiri dari :
a. Peranti lunak aplikasi siap pakai
     adalah , diproduksi oleh pemasok dan dijual kepada pengguna . artinya pengguna dapat menggunakan peranti lunak yang telah dikembangkan oleh progmer – proggamer yang telah berpengalaman tanpa harus memperkerjakan proggamer sendiri atau belajar bagaiman membuat program .
b. Peranti lunak aplikasi khusus
       Terkadang sebuah organisasi memiliki operasi yang unik . Dalam kasus seperti ini ,bisnis mungkin memiliki proggamer aatu sekelompok proggamer konsultannya sendiri yang menulis peranti lunak untuk memenuhi kebutuhannya .
c. Piranti  lunak yang ditulis oleh pengguna
     Pengguna akhir membuat peranti lunak aplikasi dalam jumlah signifikan yang dapat mereka pergunakan dalam tugas –tugas pekerjaannya.
Contoh : Tuneup-Utilities, Nero, Microsoft Office, Internet Explorer.

3. Peranan Piranti Lunak yang mudah digunakan pengguna.
                 Piranti lunak komputer yang sederhana dan penggunaannya intuitif sering kali di katakan mudah digunakan pengguna (user friendly). 
Katerisitik Aplikasi yang mudah digunakan :
·         Dialog yang dipandu untuk mengarahkan pengguna sehubungan dengan data apa yang dibutuhkan, format yang diminta dan masalah – masalah lain yang serupa .
·         Menu , daftar perintah dengan langkah – langkah yang ditampilkan kebawah dan icon.
·         Pola dan formulir – formulir isian.
·         Bantuan yang sensitif pada konteks.
·         Antarmuka berbentuk grafis dengan menggunakan simbol – simbol terstandarisasi.

D. KOMUNIKASI
1. Komunikasi Publik :
v  Modem telepon  : merupakan alat  yang  menghubungkan sekitar setengah komputer rumah ke internet pada kecepatan 56 Kpbs (56.000 bit per detik).
v  Modem kabel   : merupakan alat yang menghubungkan ke kabel coaxial yang diberikan oleh penyedia layanan TV kabel kesebuah komputer untuk akses internet. Kecepatan moden ini sangat bervariasi    dengan kecepatan 2 Mbps sebagai kecepatan yang sering dipublikasikan dalam iklan – iklan penyedia layanan TV kabel.

2. Saluran Pribadi (private line)
     adalah , suatu sirkuit yang selalu terbuka untuk lalu lintas komunikasi .
Ø  Saluran sewaan (leased line)
Ø  Saluran khusus (dedicated line)

3. Jaringan Pribadi Maya (Virtual Private Networks)
              VPN mempunyai banyak keunggulan namun membutuhkan biaya yang sangat mahal paling tidak jika dibandingkan dengan koneksi internet.

4. Protokol untuk Komunikasi Komputer
            Komputer pada awalnya tidak dirancang untuk berbagai data dengan komputer lain, dan hanya dengan terminal – terminal . Terminal adalah suatu alat yang tidak memiliki ruang penyimpanan atau prosesor, terminal hanya menyediakan alat memasukkan dan   menampilkan data bagi komputer.

5. Paket
        Paket data adalah satu bagian dari data total yang akan dikomunikasikan, digabungkan dengan alamat komputer yang dituju, komputer pengirim, dan informasi kendali lainnya.
        
6. Alamat jaringan internet
            Untuk menjalankan paket-paket melalui jaringan, setriap komputer yang menangani  paket data harus memiliki alamat yang unik. Ketika menjalankan paket-paket di internet maka akan dipergunakan Alamat IP yaitu empat bagian kumpulan angka (antara 0-225), yaitu jaringan, host, subjaringan, serta komputer yang sedang dituju, yang dipisahkan oleh satu titik.

E. JENIS -  JENIS JARINGAN
1. Jaringan Area Local ( Local Area Networks)
            adalah, sekelompok komputer dan alat – alat lainnya yang terkoneksi oleh satu media yang sama. Media ini biasanya berupa kabel tembaga, namun dapat berupa nirkabel,  serat optik atau media lainnya . LAN biasanya menggabungkan komputer – komputer  yang secara fisik berdekatan, seperti berada dalam diruangan atau digedung yang sama .
2. Jaringan Area Metropolitan dan Jaringan Area Luas
 Metropolitan area networks (MAN) adalah, satu jaringan  yang memiliki batas fisik sebesar kurang lebih 30 mil. Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekata atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk       keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televise kabel.
3.    Wide Area Network (WAN),  
            Jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
4.  Internet
            Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak compatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakuka halini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan Internet.
•       Ekstranet adalah  jaringan pribadi  yang menggunakan  protokol  internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur, penjual, mitra,
•       Intranet adalah LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet, diibaratkan berInternet dalam lingkungan local.
5. Wireless (Jaringan tanpa kabel),
              Adalah ,merupakan jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

F. KONVERGENSI KOMPUTASI DAN KOMUNIKASI
            Alat – alat komputasi dan alat – alat komunikasi kini saling menyertakan fitur – fitur yang dimiliki diantara keduanya . Kemungkinan – kemungkina yang ada dibatasi oleh usia baterai , kecepatan , komunikasi dan  keamanan , ukuran tampil dan keyboard serta imajinasi pengguna .
            Voice over internet protocol (VoIP) adalah perlewatan komunikasi suara melalui internet laksana komunikasi digital.  Setiapa sinyal suara dapat digitalisasi dan dikirimkan melalui Internet dan dimainkan kembali pada pengeras suara ditempat tujuaannya. Jika komputer memiliki sebuah mikrofon dan pengeras sura maka Anda dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan perlengkapan yang sama . Contoh : Skype (WWW.SKYPE.COM).

PENUTUP
Kesimpulan :
            Ternyata di dalam komputer terdapat sebuah komponen – komponen  yang semuanya berintegrasi atau saling bekerja sama dan membuat suatu sistem pemrosesan. Keseluruhan komponen perangkat input, output dan software dapat berperan langsung maupun tidak langsung dalam pemecahan masalah. Semuanya saling behubungan dan mendukung kegiatan satu dengan yang lainnya. Komponen dalam komputer satu sama lain saling mendukung dan bila salah satunya tidak bekerja dengan baik akan mengganggu dan membuat komputer tidak akan bekerja sebagaimana mestinya. Seperti pada proses jika tidak ada inputan maka tidak ada proses karena komputer tidak mengetahui apa yang harus di kerjakan jika tidak ada inputan, sedangkan output tidak bisa di hasilkan jika proses atau CPU tidak berjalan normal meski ada inputan, dan lagi suatu aplikasi tidak bisa berjalan tanpa adanya OS (Operating System) yang menjadi pendukung dan OS pun juga tidak bisa berjalan tanpa adanya CPU. Proses dalam computer perlu untuk kita ketahui agar kita bisa menggunakan computer secara maksimal sebagai penunjang kegiatan kita.

DAFTAR PUSTAKA

1.  McLeod, Raymond and Schell, George P. Management Information System, 10th edition. Pearson Education, Inc. New Jersey
2.  http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer
3. http://dharmayanti.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/14056/Arsitektur_ko  mputer.doc